Keutamaan Menuntut Ilmu

Manusia membutuhkan ilmu dalam menjalani kehidupannya. Kata ilmu sendiri berasal dari bahasa Arab (‘alama, ‘alim, ‘ilm) yang berarti mengetahui atau memahami sesuatu dengan jelas tanpa keraguan. Untuk mendapatkan ilmu, perlu membaca dan belajar. Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk membaca dan belajar (QS. Al-‘Alaq: 1). Penegasan lain dinyatakan dalam hadits Rasulullah SAW: “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah).

Secara fikih, kewajiban menuntut ilmu dibagi menjadi dua kategori utama yaitu Fardhu ‘Ain dan Fardhu Kifayah.

Fardhu ‘Ain (Wajib Individu) adalah Ilmu yang wajib diketahui oleh setiap muslim untuk keabsahan ibadah dan akidahnya sehari-hari seperti tata cara shalat, puasa, zakat, tauhid, dan hukum syariat Islam.

Fardhu Kifayah (Wajib Kelompok) adalah Ilmu yang harus dikuasai oleh sebagian orang dalam suatu komunitas agar roda kehidupan umat tetap berjalan baik. Jika sudah ada yang menguasainya, gugurlah kewajiban yang lain seperti ilmu kedokteran, sains, teknologi, ekonomi, serta hukum publik.

Al Quran dan Hadits telah menyebutkan keutamaan-keutamaan menuntut ilmu, diantaranya :

Dimudahkan Jalan Menuju Surga,

      Rasulullah SAW bersabda:

      مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

      “Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya menuju surga.” (HR. Muslim)

      Didoakan oleh Seluruh Makhluk di Alam Semesta

      Rasulullah SAW bersabda:

      إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الخَيْرَ

      “Sesungguhnya Allah, para malaikat-Nya, serta penghuni langit dan bumi, sampai semut di lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat (mendoakan kebaikan) bagi orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. Tirmidzi)

      Tanda Kebaikan dan Petunjuk dari Allah

      Rasulullah SAW bersabda:

      مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

      “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama.”(HR. Bukhari dan Muslim)

      Masih banyak keutamaan lain menuntut ilmu dan mengajarkannya pada orang lain. Semoga kita senantiasa dikuatkan hati dalam menuntut ilmu dan mengajarkannya karena menuntut ilmu adalah investasi dunia akhirat yang takkan pernah merugi.

      Tinggalkan Komentar

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      Scroll to Top